10 Contoh Dialog Passive Voice 2 Orang Beserta Artinya

Apa itu passive voice? dan bagaimana membuat dialog bahasa Inggris menggunakan passive voice? Yuk, simak penjelasan dan contoh dialog passive voice di bawah ini.

Contoh Dialog Passive Voice
Contoh Dialog Bahasa Inggris Menggunakan Passive Voice. Image via Inc.com

Seperti halnya dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris juga memiliki dua jenis kalimat dalam tata bahasa mereka. Kedua jenis kalimat tersebut yaitu active and passive voice. Meskipun memiliki kesamaan, kalimat aktif dan pasif dalam bahasa Inggris jelas lebih kompleks karena pembentukan kalimat tersebut harus mengikuti aturan ke 16 tenses bahasa Inggris.

Apa Itu Active & Passive Voice?

Sebelum kita melihat contoh dialog passive voice, alangkah baiknya kita faham dahulu apa yang dimaksud active & passive voice.

Active voice adalah bentuk kalimat dimana subjek melakukan tindakan. Sebaliknya, passive voice adalah bentuk kalimat dimana subjek yang dikenakan tindakan.

Contoh Active Voice

  • The flood destroyed the village.
  • We discuss about Covid-19 yesterday.
  • They met Jokowi in Jakarta.
  • We are studying English now.
  • Jane was not at home when her mother died.

Contoh Passive Voice

  • All applications must be received by 5:00 p.m.
  • The conference will be held on Wednesday.
  • A decision has been made to increase production.
  • The windows were broken by vandals.
  • The house was built in 1892.

Contoh Dialog Passive Voice 2 Orang

Contoh Dialog Bahasa Inggris Menggunakan Passive Voice

Passive voice umumnya sering digunakan dalam academic writing, surat bisnis maupun dokumen legal lainnya. Namun bukan berarti passive voice tidak bisa dipakai dalam suatu percakapan, hanya saja penggunaan passive voice dalam percakapan itu bikin ribet dan bisa memunculkan kesalah fahaman. Nah, bagi anda yang ingin tahu bagaimana menggunakan passive voice dalam percakapan bahasa Inggris, yuk kita simak contoh dialog passive voice antara 2 orang dibawah ini.

Dialogue 1

Jamet: Hi, Dodit. Where are you going? (Hai, Dodit. Kamu hendak kemana?)

Dodit: Hi, Jamet. I’m going to UCUP company. (Hai, Jamet. Saya hendak pergi ke perusahan UCUP.)

Jamet: Didn’t you hear the news about UCUP company? (Tidakkah kamu mendengar kabar tentang perusahaan UCUP?)

Dodit: No, I have not. What happened? (Tidak, belum. Ada apa?)

Jamet: UCUP company was taken over by SOPO company. (Perusahaan ucup telah diambil alih oleh perusahan SOPO.)

Dodit: What? That’s terrible! (Apa? Itu kabar buruk.)

Jamet: Yeah, all the employees were fired. (Ya, semua karyawan dipecat.)

Dialogue 2

William: Hey, Jimmy. Do you know our neighbor named Dodit? (Hey, Jimmy. Kamu tau tetangga kita Dodit?)

Jimmy: Yes, I know him. What happened? (Ya, saya tahu. Ada apa?)

William: He was arrested by the police last night. (Dia ditangkap polisi tadi malam.)

Jimmy: Are you serious? What did he do? (Ah serius? Apa yang dia lakukan?)

William: He was caught stealing a car. (Dia ketahuan mencuru mobil.)

Jimmy: That’s terrible. I hope he gets out soon. (Itu buruk. Saya berharap dia segera keluar.)

William: I hope so. (Kuharap juga begitu.)

Dialogue 3

Ruli: Hey, Joni. Do you remember the small village in Konoha? (Hey, Joni. Masih ingat desa kecil di Konoha?)

Joni: Yes, I remember it. What happened? (Ya, saya ingat. Kenapa?)

Ruli: The village was destroyed by Akimichi Clan yesterday. (Desa itu di hancurkan oleh klan Akimichi kemarin.)

Joni: What? That’s terrible! (Apa? Itu berita buruk.)

Ruli: Yeah, all the villagers were killed. (Ya, semua penduduk desa dibunuh.)

Joni: That’s so sad. I hope that the Akimichi Clan will be punished soon. (Menyedihkan. Saya harap klan Akimichi di hakimi segera.)

Ruli: Yeah, otherwise they will be attacked by Konoha. (Ya, jika tidak mereka akan diserang oleh Konoha.)

BACA JUGA:

Dialogue 4

Lanister: Good morning Janet. Why are you in hurry? (Selamat pagi janet. Kenapa koq buru-buru?)

Janet: Good morning Lanister. I am about to go to the post office. (Selamat pagi Lanister. Saya hendak pergi ke kantor pos.)

Lanister: The post office was closed since 3 days ago. (Kantor pos ditutup sejak 3 hari yang lalu.)

Janet: Really? Do you know the reasons why it is closed? (Sungguh? Apa kamu tahu alasan kenapa kantor pos ditutup?)

Lanister: I heard that It was closed because it was robbed. (Saya dengar kantor pos ditutup karena habis dirampok.)

Janet: Oh, I see. Thanks for telling me. (Oh, saya mengerti. Terima kasih sudah memberi tahu saya.)

Lanister: You’re welcome. (Sama-sama.)

Dialogue 5

Sansha: Hi, Dave. How are you? (Hai, Dave. Apa kabar?)

Dave: I’m good. How about you? (Baik. Bagaiman denganmu?)

Sansha: I’m great. Hey, I just want to let you know that you are invited to Nurul’s wedding. (Saya juga baik. Hei, saya ingin memberitahumu jika kamu di undang ke pernikahan Nurul.)

Dave: What? I thought she was married to Jhon. (Apa? Kupikir dia dinikahi oleh John.)

Sansha: They got divorced. (Mereka sudah bercarai.)

Dave: Well, when is the party? (Baiklah, kapan pesta pernikahannya?)

Sansha: It will be held on next Saturday. (Pestanya akan diadakan sabtu depan.)

Dialogue 6

Ivy: Hi, Ana. Where have you been? (Hai, Ana. Darimana saja kamu?)

Ana: I just come back from the cinema. (Saya baru pulang dari bioskop.)

Ivy: What movie did you watch? (Kamu nonton film apa?)

Ana: I watched Crow Zero 5. (Saya nonton Crow Zero 5.)

Ivy: Really? I thought It has not been released. (Beneran? Kupikir Crow Zero 5 belum di rilis.)

Ana: Actually, it has been released in Japan last month. But, it was just released here. (Sebenarnya, Crow Zero 5 sudah di rilis di Jepang bulan kemarin. Tapi, baru saja di rilis disini.)

Ivy: I see. I want to watch it too. (Oh, saya mengerti. Saya juga pengen nonton.)

Ana: Sure, you should watch it. It’s a great movie. (Tentu, kamu harus menotonnya. Crow Zero 5 adalah film yang keren.)

Dialogue 7

Darwis: Hi, Robb. Can you help me read this? (Hai, Robb. Bisakah kamu bantu saya membaca ini?)

Robb: Let me check. Are you kidding me? It is written in the Korean language. (Coba saya liat. Apakah kamu bercanda? Ini tertulis dalam bahasa Korea.)

Darwis: I know. My Korean teacher gave it to me. (Aku tahu. Guru bahasa Korea saya memberikannya.)

Robb: You know me, I can’t even read Korean. (Kamu tahu saya, saya bahkan tidak bisa membaca bahasa Korea.)

Darwis: Um…well I will ask Rina then. (Um..baiklah, saya tanya Rina saja kalo begitu.)

Robb: Okay, good luck with that. (Oke, semoga beruntung.)

Dialogue 8

Jelita: Hei, Rina you look so sad today. What happened? (Hei, Rina kamu terlihat begitu murung. Ada apa?)

Rina: It’s a bad day. I think my phone was stolen on the bus. (Ini hari yang buruk. Kurasa handphone ku di curi di bus.)

Jelita: Are you serious? (Ah, serius?)

Rina: Yeah, I cannot find it in my bag. (Ya, aku ga menemukannya di tas ku.)

Jelita: Was your bag opened when you get off the bus? (Apakah tas mu terbuka ketika kamu turun dari bis?)

Rina: No, it was closed. I think my phone was stolen by the pickpocket. (Tidak, tasnya tertutup. Kurasa handphone saya dicuri pencopet.)

Jelita: Oh no, that’s terrible. (Oh tidak, itu buruk.)

Rina: Yeah, I’m really upset about it. I just got that phone last week. (Aku sangat sebel. Saya baru saja membelinya minggu kemarin.)

Jelita: Well, try to relax. I’m sure you’ll find it. (Nah, cobalah untuk santai. Saya yakin anda akan menemukannya.)

Rina: I hope so. Thanks. (Kuharap begitu.)

Dialogue 9

Fatir: Hey, John. I heard that your car was stolen last night. (Hei, John. Denger-denger mobil kamu dicuri tadi malam.)

John: Yeah, it was. I left it in the parking lot and when I came back, it was gone. (Ya. Mobil saya tinggalkan di parkiran, kemudian ketika saya kembali ke parkiran mobilnya sudah hilang.)

Fatir: That’s terrible. Do you have any idea who did it? (Itu buruk. Kira-kira kamu tahu siapa yang mencurinya?)

John: No, I don’t. But the police are investigating. (Tidak. Tapi polisi sedang menyelidikinya.)

Fatir: I hope they find the person who did it. (Saya berharap mereka menemukan orang yang mencurinya.)

John: I hope so. (Kuharap begitu.)

Dialogue 10

Edward: Hey, where is Tom? I have not seen him since last week. (Hey, dimana Tom? Saya ga melihatnya sejak minggu kemarin.)

Tom: Have not you heard? He was in an accident. (Tidakkah kamu mendengar kabar? Tom kecelakaan.)

Edward: Are you serious? Is he okay? (Serius? Apakah dia baik-baik saja?)

Tom: He is in the hospital. He was hit by a car while he was crossing the street. (Dia di rumah sakit sekarang. Dia di tabrak mobil ketika menyebarang jalan.)

Edward: Oh my gosh. I hope he gets well soon. (Ya ampun. Saya berharap dia segera sembuh.)

Tom: Me too. Thanks. (Saya juga berharap begitu.)

Nah, itulah beberapa contoh dialog passive voice yang bisa teman-teman jadikan referensi untuk praktik speaking atau sekedar untuk mengerjakan tugas bahasa Inggris. Semoga bermanfaat!

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: