10 Cerita Liburan Dalam Bahasa Inggris

Bingung mau membuat karangan cerita bahasa Inggris tentang liburan? Berikut Superonlline.com berikan beberapa contoh karangan tentang cerita liburan dalam bahasa Inggris dengan berbagai tema; liburan dirumah, ke pantai, ke bali, ke Jogja, ke Makassar dan masih banyak lagi.

Yuk, langsung saja kita cek di bawah ini.

10 Contoh Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan + Artinya

Cerita Liburan Dalam Bahasa Inggris

Cerita bahasa Inggris tentang liburan ini adalah kumpulan cerita yang dikirimkan oleh pembaca setia Superonlline.com. Semua cerita dalam artikel ini adalah murni pengalaman dari pembaca selama liburan.

1. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Dirumah

Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Dirumah
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Dirumah

Hari pertama masuk sekolah setelah liburan sangat menyenangkan, bisa temu kangen bersama teman-teman dan bercerita tentang masa liburan.

Cerita teman-temanku sangat seru, ada yang pergi berlibur ke luar negeri, Yogyakarta, kerumah nenek, ke pantai, ke puncak, ke danau dan masih banyak lagi, deh.

Berbeda denganku, saya menghabiskan waktu liburan semester di rumah saja bersama keluarga ku.

Begini cerita liburan ku…

At that time, the school holiday has come. My family and I planned to go to grandmother’s house, but the plan was canceled because my cousin wanted to visit our home.

At first, I thought vacation at home would be very boring, but it wasn’t. There were many activities we could do to spend our time during holiday.

The first day of vacation was very boring. Then, my mother invited us to help her to clean the house. I cleaned my bedroom, and I found a lot of my favorite stuff that I thought were gone.

The second day of vacation, my father invited us to paint the house, starting from interior to exterior, including the fence. My father allowed me to paint my bedroom by myself, I was very happy because I could decorate the bedroom with my favorite colors. I changed the color of my bedroom from blue to pink combined with white.

We spent 3 days to repaint the home interior and exterior. It was a tiring activity, but it was exciting as well. In the fifth day of vacation, we didn’t do many activities. We only watched Tv, played some games and occasionally helped my mother to cook and wash the dishes in the kitchen.

In the sixth day of vacation, my cousin and I cycled around house. Because it was so fun, we didn’t notice that it was already 5:30 pm. And then, we decided to back home and took a shower. At night, my cousin and I spent the time by watching TV and telling stories about life in our school.

The last day of vacation, we didn’t do many activities. We prepared the stuff for the first day school, then drove my cousin to the railway station in the afternoon.

Terjemahannya:

Pada waktu itu, liburan sekolah telah tiba. Saya dan keluarga ku, berencana pergi berlibur kerumah nenek, tapi karena ada sepupu yang ingin berlibur dirumah saya, maka niat berlibur kerumah nenek terpaksa kami batalkan.

Pada awalnya, saya berpikir bahwa liburan dirumah akan sangat membosankan, tapi ternyata tidak juga. Banyak sekali yang bisa kami kerjakan untuk mengisi waktu selama liburan.

Hari pertama liburan terasa sangat membosankan. Kemudian, ibu mengajak kami untuk beres-beres rumah. Saya pun membereskan kamar saya, saya menemukan banyak sekali barang-barang kesayangan yang kupikir sudah hilang.

Hari kedua liburan, ayah mengajak kami untuk mengecet rumah, mulai dari interior sampai exterior, termasuk pagar rumah. Ayah mengizinkan saya untuk mencat sendiri kamar saya, saya pun merasa senang sekali karena bisa menghiasi kamar dengan warna kesukaan saya. Saya merubah warna kamar dari warna biru ke warna pink di kombinasikan dengan warna putih.

Kami menghabiskan waktu 3 hari untuk mengecat ulang interior dan exterior rumah. Kegiatan yang sangat melelahkan, tapi tetap seru deh. Pada hari kelima liburan, kami tidak melakukan banyak aktifitas. Kami hanya menonton TV, main game dan sesekali membantu ibu memasak dan mencuci piring di dapur.

Hari ke-enam, saya dan sepupu saya bersepeda berkeliling kompleks perumahan. Sangking asyik nya bersepeda, tak terasa hari sudah menujukkan pukul 17:30 sore. Kemudian, saya dan sepupu saya memutuskan untuk pulang kerumah dan mandi. Pada malam hari, saya dan sepupu saya menghabiskan waktu menonton TV sambil bercerita tentang kehidupan di sekolah masing-masing.

Hari terakhir liburan, tak banyak hal yang kami lakukan. Kami mempersiapkan alat-alat untuk hari pertama masuk sekolah, kemudian mengantar sepupu saya ke stasiun kereta api di sore hari.

Itulah cerita singkat liburan ku dirumah.

2. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Pantai

Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Pantai
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Pantai

Last holiday, my family and I vacationed to Parangtritis beach in Bantul, Yogyakarta. However, before having a vacation on the beach, we stayed first at grandma’s house in Pandak, Bantul.

The next day, we departed from grandmother’s house to Parangtritis beach in the early morning, it was because we didn’t want to miss every moment to watch the sunrise. After enjoying the sunrise, we took some photograph together followed by having breakfast around the beach.

At that morning, the beach was so quiet, there were only two couples capturing their beautiful moments in the seashore. After two hours at the beach, then we decided to go to grandma’s house, and continue our vacation to Parangtritis beach in the afternoon.

After arriving at grandma’s house, we took a shower and then drank some tea while having conversation with grandma in the terrace. Unconsciously, it was 3 p.m, we were very enthusiastic to go back to Parangtritis beach. After arriving at the beach, we immediately joined with other traveler from inside and outside the city. My sister Ani asked me to drive around the beach by ATV motorcycle. Then, we rented ATV motorcycle and drive around the beach while enjoying the beach view for an hour.

After it was enough, my family and I swam in the seashore and took some photos to capture the holiday moment. At 5 p.m, we ordered some seafood at small eatery in the beachside. While enjoying the seafood, we also enjoyed the beauty of sunset.

After the dinner, we went to grandmother’s house. And, in the next day, we went home.

Terjemahannya:

Pada liburan semester kemarin, saya dan keluarga berlibur ke Pantai Parangtritis di Bantul, Yogyakarta. Namun, sebelum berlibur di pantai, kami menginap terlebih dahulu di rumah nenek di Pandak, Bantul.

Keesokan harinya, kami berangkat dari rumah nenek ke pantai Parangtritis pagi-pagi sekali, karena kami tak mau ketinggalan moment untuk menyaksikan matahari terbit. Setelah menyaksikan matahari terbit, saya dan keluarga melakukan sesi foto bersama dilanjutkan dengan sarapan pagi di sekitar pantai.

Pada pagi itu, suasana sangat sepi sekali, hanya ada 2 pasang kekasih yang sedang mengabadikan moment indah mereka di pinggir pantai. Setelah dua jam berada di pantai, kemudian kami memutuskan untuk pulang terlebih dahulu kerumah nenek, dan melanjutkan liburan ke pantai Parangtritis di sore hari.

Sesampai dirumah nenek, kami pun bergegas mandi dan di lanjutkan dengan minum teh sambil bercerita dengan nenek di halaman depan rumah. Tak terasa, jam menunjukkan pukul 3 sore, kami pun sangat antusias untuk melanjutkan liburan ke pantai. Setelah sampai di lokasi, kami pun segera berbaur dengan wisatawan lain. Adik saya, Ani mengajak saya untuk berkeliling di pantai menggunakan motor ATV. Kami pun menyewa motor ATV dan berkeliling menikmati suasana pantai selama satu jam.

Setelah puas berkeliling, saya dan keluarga berenang di bibir pantai sambil berfoto untuk mengabadikan momen liburan. Tepat pada pukul 5 sore, kami memesan hidangan laut di warung kecil pinggir pantai. Sambil menikmati hidangan laut, kami juga menikmati keindahan matahari terbenam.

Setelah selesai makan, kami melanjutkan perjalanan pulang ke rumah nenek. Dan, keesokan harinya kami pulang kerumah.

3. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Idul Fitri Ke Rumah Nenek

Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Idul Fitri Ke Rumah Nenek
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Idul Fitri Ke Rumah Nenek

Eid Mubarak has come, our family planned to spend the vacation to grandma’s hometown in the Babatan village, Empat Lawang, South Sumatra.

We leave Jakarta on June 1 and arrived at Grandma’s hometown on June 3, 2019. The trip was quite long and tiring, but all of that was cured when I arrived at my grandma’s hometown.

The grandmother’s family welcomed us very enthusiastically, because it was the first time for me and my mother visited grandmother’s village. There, we were introduced to dad’s brother, uncle, aunt and also dad’s nephew. It was a pleasure to meet the relatives from the village. It was different from Jakarta, the weather in this village still fresh and the people were nice.

The first day, I was invited to see Grandma’s rice field that was harvesting. The relatives help each other to harvest rice in the field. My niece was also enliven the harvesting tradition. While they were harvesting, my niece and I played in the river near grandma’s rice field. It was such an amazing experience for me.

In the next day, we didn’t go anywhere, we were only gather in grandma’s house and cooked various kind of food for Eid Mubarak. Grandma, uncle, aunt and nieces were gather in one place, It strengthened the relationship between us who didn’t know each other before.

The first day of Eid Mubarak, we gather in grandma’s house to forgive one another, then we were enjoying the dishes together. After we finished eating, we visited neighbor and father’s friend home. The second day of Eid Mubarak was a special day to visit our relatives home. I was very excited, it was because I could meet the relatives I have never met before.

Time runs so fast, in the third day of Eid Mubarak, we started to prepare our stuff to go back to Jakarta. We spent the third day of Eid Mubarak to gather with grandmother, before we went back to Jakarta in the next day.

Terjemahannya:

Liburan Idul Fitri sudah tiba, kami sekeluarga berencana menghabiskan liburan ke kampung halaman nenek di desa Babatan, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Kami berangkat dari Jakarta tanggal 1 Juni dan tiba di kampung halaman nenek tanggal 3 Juni 2019. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, namun semua itu terobati ketika sampai di kampung halaman.

Keluarga besar nenek menyambut kedatangan kami dengan sangat antusias, karena ini pertama kali saya dan ibu mengunjungi kampung halaman nenek. Disana, kami diperkenalkan dengan saudara ayah, paman, bibi dan keponakan-keponakan ayah. Suatu kebahagian bagi saya untuk dapat bertemu dengan sanak famili dari kampung. Berbeda dengan Jakarta, kampung halaman ini udaranya sangat nyaman dan masyarakatnya ramah-ramah.

Hari pertama berlibur di kampung halaman nenek, saya di ajak untuk melihat sawah nenek yang sedang panen. Sanak famili berkumpul saling bahu membahu untuk memanen padi di sawah. Tak ketinggalan, keponakan saya juga ikut meramaikan suasana tradisi panen ini. Sementara mereka panen padi, saya dan keponakan bermain di sungai dekat sawah nenek, sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya.

Keesokan hari nya, kami tidak pergi kemana-mana, kami hanya berkumpul dirumah nenek membuat berbagai macam masakan untuk hidangan di hari raya Idul Fitri. Nenek, paman, bibi dan keponakan berkumpul menjadi satu, itu memperkuat hubungan antara kami yang tidak saling kenal sebelumnya.

Hari pertama lebaran, kami berkumpul dirumah nenek untuk saling maaf dan memaafkan, kemudian menyantap hidangan bersama. Setelah selesai menyantap hidangan, kami berkunjung kerumah tetangga dan teman-teman ayah. Hari kedua lebaran adalah hari khusus untuk berkunjung kerumah sanak famili. Saya sangat antusias karena saya bisa bertemu dengan keluarga dari ayah yang belum pernah saya temui sebelumnya.

Waktu terasa sangat cepat berlalu, pada lebaran ketiga, kami sudah mulai mempersiapkan barang-barang untuk kembali ke Jakarta. Kami habiskan hari lebaran ketiga untuk berkumpul bersama nenek, sebelum akhirnya kami pulang ke Jakarta esok pagi.

4. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Bali

Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Bali
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Bali

Liburan ke Bali adalah sesuatu yang sudah saya impikan sejak lama, namun sayang nya tidak bisa di realisasikan karena ayah selalu sibuk dengan pekerjaan kantor nya. Akhirnya, saya meminta izin kepada ayah dan ibu untuk pergi liburan ke Bali sendirian.

In that morning, I said goodbye to my father to go to Soekarno Hatta airport. Because of my father could not drive me to the airport, then I decided to go by bus Damri.

On the way, I was afraid of missing the flight because the road to the airport was very crowded. Finally, after an hour stuck in the traffic jam, the bus made it into the toll road and the trip went smoothly. It took 20 minutes, then I arrived at the airport.

After arriving at the airport, the check-in counter was closed, but luckily there was an officer kindly help me to reopened the check-in counter. After the plane landed at Ngurah Rai, I had no idea how to go to downtown. Finally, I decided to call taxi and go to Kuta beach. When I arrived at Kuta Beach, I looked for cheap hotel and decided to stay there for six days.

The first day vacation in Bali, I spent my time to take a rest because I felt so tired after the trip from Jakarta-Bali. In the next day, I went to my uncle house in Denpasar by taxi. I chatted with my uncle and aunt Neni till Magrib. Then, after Magrib I asked my aunt to take me to the hotel.

The third-sixth day, I spent my vacation by walking around Kuta, Sanur, Jimbaran and Kintamani accompanied by my tour guide Mr. Putu Gede. Beside enjoying the natural view in Bali, I also watched cultural performances like Kecak and Legong dance. After it was enough, then I continue my adventure by hunting some souvenir before leaving Bali.

Terjemahannya:

Pagi itu, saya berpamitan kepada ayah saya untuk berangkat ke bandara Soekarno Hatta. Karena ayah tidak bisa mengantar ke bandara, akhirnya saya memutuskan untuk pergi menggunakan bis Damri.

Di perjalanan, saya sempat panik ketinggalan pesawat dikarenakan di jalan menuju ke bandara sangat padat. Akhirnya setelah 1 jam terjebak macet, bis berhasil masuk jalan tol dan perjalanan menjadi lancar. Hanya butuh waktu 20 menit, saya sampai ke bandara.

Sesampainya di bandara, ternyata counter check-in tutup, tapi untungnya ada petugas yang baik hati membuka kembali counter check-in. Setelah pesawat landing di bandara Ngurah Rai, saya sempat bingung menuju pusat kota. Akhirnya, saya putuskan untuk memesan taksi kemudian menuju pantai Kuta. Sesampai di pantai Kuta, saya mencari penginapan murah dan memutuskan untuk menginap disana selama enam hari.

Hari pertama liburan di Bali, saya habiskan waktu saya untuk beristirahat karena saya merasa sangat lelah sekali setelah perjalanan dari Jakarta-Bali. Keesokan harinya, saya pergi kerumah paman saya di Denpasar dengan taksi. Saya mengobrol bersama paman dan bibi Neni sampai magrib. Kemudian, selepas magrib saya minta antar bibi Neni untuk pulang ke penginapan.

Hari ketiga-keenam, saya habiskan waktu liburan saya dengan berjalan-jalan di pantai Kuta, Sanur, Jimbaran dan Kintamani dengan di temani oleh tour guide saya pak Putu Gede. Selain menikmati pemandangan alam di bali, saya juga sempatkan untuk menyaksikan pertunjukan budaya seperti tari Kecak dan tari Legong. Setelah puas jalan-jalan, saya lanjutkan petualangan saya berburu oleh-oleh sebelum akhirnya saya pulang ke Jakarta.

BACA JUGA:

5. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Tahun Baru Ke Yogyakarta

Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Tahun Baru Ke Yogyakarta
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Tahun Baru Ke Yogyakarta

On December 30, 2018, my friends and I departed from Jakarta to Yogyakarta to celebrate the new year’s holiday.

In the morning, we gathered at Andi’s, then we went together by riding motorcycle. After taking time for approximately 12 hours, finally we arrived at 6 p.m. We took a rest for a few minutes in coffee shop and ordered some foods for dinner.

After finished the dinner, we decided to hangout for a while in Malioboro. There, we enjoyed some songs from street singer that made us didn’t want to leave. Unconsciously, it was already 3 a.m, then we drived to Rendy’s rented house in Janturan, Umbul Harjo. Once there, we went to bed.

In the next day, it was around 9 a.m, we prepared our stuff to take to Kukup beach tonight. I got a job to buy charcoal, corns and also chickens for baking party in the beachside. After everything was ready, at 5 p.m we left for the Kukup beach riding a motorcycle.

After an hour trip, we arrived at campground. Without waiting for a long time, we set up small tents on the beachside. After the tents were ready, then we took a rest, enjoyed some coffee and played guitar. After that, we made a bonfire to bake corns and chickens till midnight.

Terjemahannya:

Tanggal 30 Desember 2018, saya dan teman-teman berangkat dari Jakarta menuju Yogyakarta untuk merayakan liburan tahun baru.

Pada pagi itu, kami berkumpul di rumah Andi, kemudian kami berangkat bersama-sama mengendarai motor. Setelah menempuh waktu selama kurang lebih 12 jam, akhirnya kami tiba di Yogyakarta jam 6 sore. Kami istirahat sejenak di warung kopi sambil memesan makanan untuk makan malam.

Selesai makan malam, kami memutuskan untuk nongkrong sebentar di daerah Malioboro. Disana, kami menikmati lantunan musik dari pengamen-pengamen jalanan yang membuat kami betah dan tak ingin beranjak dari tempat duduk. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 3 pagi, kami pun langsung menuju rumah kontrakan Rendy di daerah Janturan, Umbul Harjo. Sesampai disana, kami langsung tidur.

Keesokan harinya, sekitar jam 9 pagi, kami mempersiapkan barang-barang untuk di bawa ke pantai Kukup nanti malam. Saya mendapat tugas membeli arang, jagung muda dan juga ayam untuk nanti di bakar di pinggir pantai. Setelah semuanya sudah siap, jam 5 sore kami berangkat menuju pantai Kukup mengendarai motor.

Setelah menempuh 1 jam perjalanan, kamipun tiba di lokasi yang akan kami jadikan tempat berkemah. Tanpa menunggu waktu lama, kami pun mempersiapkan tenda-tenda kecil di pinggir pantai. Setelah tenda sudah terpasang, kemudian kami beristirahat sejenak sambil minum kopi dan bermain gitar. Setelah itu, kami melanjutkan untuk membuat api unggun untuk membakar jagung dan ayam sampai tengah malam.

6. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Puncak

Cerita Tentang Liburan Ke Puncak
Cerita  Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Puncak

That night, me and my friend Adi & Yoyox planned to take a vacation to Dempo mount, Pagar Alam. And we were agree to invited our wives and children to vacation. The next day, we left for the Dempo mount in the early morning from Lahat to Pagar Alam. Along the way, we enjoyed the view of newly planted rice fields, a view that we rarely enjoy in urban life.

After driving for an hour, we finally arrived at Pagar Alam. However, before we went to Dempo mount, we had lunch first at Lesehan Karjak. While waiting for the dishes, we took pictures together to capture the holiday moments. After lunch, we continue our journey to Dempo mount. Along the way, we enjoyed the view of tea plantation around Dempo mount. The fresh air boost our energy to take adventure in this mountain.

Less than 20 minutes, finally we arrived at the top of Dempo mount. To save the time, then we walked around enjoying the view from highland. We spent out time chatting, relaxing and taking photos together with wives and children.

When it was enough, then we went down to Dempor park. While our wives and children playing in the Dempo park, we ordered three glasses of coffee while enjoying the beauty of Dempo mount.

Terjemahannya:

Pada malam itu, saya dan teman saya Adi & Yoyox merencanakan untuk berlibur ke puncak gunung dempo, Pagar Alam. Dan kita sepakat untuk mengajak anak & istri berlibur bersama. Keesokan harinya, kami berangkat ke puncak pagi-pagi sekali dari Lahat menuju Pagar Alam. Di sepanjang perjalanan kami menikmati pemandangan hamparan sawah yang baru saja di tanami, suatu pemadangan yang jarang kami nikmati di kehidupan perkotaan.

Setelah 1 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di kota Pagar Alam. Namun, sebelum pergi ke puncak, kami makan terlebih dahulu di lesehan Karjak. Sembari menunggu hidangan datang, kami sempatkan untuk berfoto bersama untuk mengabadikan momen liburan. Setelah selesai makan, kami melanjutkan perjalan menuju puncak gunung Dempo. Di sepanjang jalan kami menikmati pemandangan kebuh teh yang terhampar luas di sekeliling gunung Dempo. Udara sejuk menambah semangat kami untuk berpetualang di gunung ini.

Tak sampai 20 menit, akhirnya kami sampai di puncak gunung Dempo. Tak ingin menyiakan waktu, kami pun bergegas jalan-jalan menikmati pemandangan dari dataran tinggi. Kami habiskan waktu kami bercerita, bersantai dan berfoto bersama anak-istri dan teman-teman.

Setelah puas bersantai, kami pun melanjutkan perjalanan wisata ke Dempo Park yang berada di kaki gunung Dempo. Sementara istri & anak-anak bermain di Dempo Park, kami memesan tiga gelas kopi sambil menikmati indahnya pemandangan gunung dempo.

7. Liburan Akhir Pekan Ke Kolam Renang

Liburan Akhir Pekan Ke Kolam Renang
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Kolam Renang

Liburan akhir pekan biasanya saya habiskan bermain dengan teman-teman di dekat rumah, namun pada hari itu, ayah mengajak kami untuk menghabiskan waktu liburan keluarga ke kolam renang. Begini cerita singkatnya!

In the morning, as usual I woke up at 4:30 even though it was a holiday. I did daily activities as usual, woke up, took a shower and then pray for Shubuh.

After finishing Shubuh, I cleaned my bedroom and then had breakfast. While having breakfast with my brother and sister, my father said that he wanted to take us to Seganti Setungguan swimming pool on the weekend. Spontaneously, my brother, my sister and I were very happy.

After breakfast, my brother and sister prepared all things for swimming. At 8 a.m, we leave for swimming pool. I was very happy to be able to spend the weekend with my family.

At 9.15 a.m, we arrived in the Seganti Setungguan swimming poo, we bought tickets for 5 people. After buying the tickets, I changed my clothes in changing room. After finishing changing clothes, I immediately joined my brother and sister in the swimming pool. While my father and mother watched us from the pool side. We tried all of water park games in Seganti Setungguan, from all of those games, I mostly love slider.

Terjemahannya: 

Pagi itu, seperti biasa saya bangun jam 4:30 walaupun itu hari libur. Saya melakukan aktifitas seperti hari-hari biasa, bangun tidur terus mandi dan kemudian sholat shubuh.

Setelah sholat shubuh, saya membereskan kamar dan kemudian sarapan. Saat sarapan bersama adik & kakak saya, ayah mengatakan untuk mengajak kami liburan akhir pekan ke kolam renang Seganti Setungguan. Sontak saja, saya kakak, dan adik saya mendadak bahagia.

Setelah sarapan, saya, adik dan kakak saya mempersiapkan alat-alat untuk keperluan renang. Pada pukul 08:00 tepat, kami berangkat dari rumah menuju kolam renang. Saya sangat bahagia sekali bisa menghabiskan waktu liburan akhir pekan bersama keluarga.

Jam 09:15, kami sampai di pintu gerbang wahana bermain Seganti Setungguan, kami pun bergegas membeli tiket untuk 5 orang. Setelah mendapatkan tiket masuk wahana bermain, saya langsung mengganti baju di ruang ganti yang tersedia di wahana tersebut. Setelah selesai ganti baju, saya langsung bergabung dengan kakak dan adik saya di kolam renang. Sementara ayah dan ibu menyaksikan kami dari pinggir kolam renang. Kami mencoba semua jenis wahana air yang ada di Seganti Setungguan, dari semua wahana tersebut, saya lebih suka dengan wahana seluncuran.

Setelah puas bermain air, kami pun berjemur di pinggir kolam renang. Kemudian kami memesan makanan untuk makan siang. Selesai makan siang, kami putuskan untuk pulang kerumah untuk beristirahat dan menyiapkan perlengkapan untuk sekolah besok pagi.

8. Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Danau Toba

Cerita Liburan Ke Danau Toba
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Danau Toba

I have planned to had a vacation on Lake Toba for a very long time, but it can be done last year. And that’s because I have a business trip from Jakarta to Medan. After the business trip was over, my co-worker and I planned to go on vacation for a few days to Lake Toba. Then, we booked Wings Air ticket for a flight from Kualanamu to Silangit airport.

Day – 1

We departed from Kualanamu airport at 7:50 a.m. After 45 minutes flight, we arrived at Silangit airport at 8.35 a.m. There, we had been picked up by my cousin, because I was hungry, then we had lunch at Vivi Café.

After lunch, we walked around to Museum TB Silalahi that’s located near Vivi cafe. Then, we visited the house of exile of Soekarno in Prapat. When it was enough for taking photos and walking around, then we continue our journey to Ajibata harbor, afterward we went to Samosir Island by ferry.

After arriving on Samosir island, we went around looking for a hotel and decided to stay at Tabo Cottages. The lodging was quite expensive but it was worth for the facilities and stunning lake view. Because we were exhausted and the day was getting dark, we decided to take a break at hotel and continue walking on Samosir Island in the next day.

Day – 2

On the second day of vacation, we woke up very early. We rented bicycles at a shop near the hotel, then went around enjoying the island scenery by riding a bicycle. When it was enough, we returned to the hotel for breakfast and immediately checkout.

After checkout, we continued the adventure to the Huta Bolon Simanindo Museum to watch traditional Batak performances and visit historical heritage sites. After lunch, we continued our journey to the next destination, Balige. After traveling for approximately 5 hours, we arrived at Balige at 5:45 p.m

Because it was getting dark, then we looked for dinner and rested at the hotel Mutiara Hotel, Balige.

Day – 3

On the 3rd day, we did not do many activities because we had to go back to Jakarta. However, we had time to look for breakfast around the Balige market before heading to the airport.

Terjemahannya: 

Liburan ke danau Toba sudah lama sekali saya rencanakan, namun tahun kemarin baru bisa di realisasikan. Itupun  karena saya ada perjalanan bisnis dari Jakarta ke Medan. Setelah urusan bisnis selesai, saya dan rekan kerja berencana untuk liburan beberapa hari ke danau Toba. Kami pun memesan tiket pesawat Wings Air dengan rute penerbangan dari bandara Kualanamu menuju Silangit.

Hari Ke – 1

Kami berangkat dari bandara Kualanamu pada pukul 07:50 WIB. Setelah 45 menit penerbangan, kami pun sampai di bandara Silangit pada pukul 08:35 WIB. Disana, kami sudah dijemput oleh sepupu saya, karena perut sudah terasa lapar, kami pun makan siang di Vivi Café.

Setelah makan siang, kami berjalan-jalan ke Museum TB Silalahi yang letak nya tidak jauh dari Vivi cafe. Kemudian di lanjutkan ke rumah pengasingan Soekarno di daerah Prapat. Setelah puas berfoto dan berkeliling di rumah pengasingan Soekarno, kami pun bergegas melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ajibata, kemudian menyeberang ke Pulau Samosir naik kapal Feri.

Setelah tiba di pulau Samosir, kami berkeliling mencari penginapan dan memutuskan untuk menginap di Tabo Cottages. Penginapan yang cukup mahal, namun sesuai dengan fasilitas dan view danau yang sangat memukau. Karena kelelahan dan hari pun sudah mulai gelap, kami memutuskan untuk beristirahat di penginapan dan melanjutkan jalan-jalan di Pulau Samosir keesokan harinya.

Hari Ke – 2

Di hari ke-2 liburan, kami bangun pagi-pagi sekali. Kami menyewa sepeda di warung dekat hotel, kemudian berkeliling menikmati pemandangan pulau mengendarai sepeda. Setelah puas berkeliling, kami pun kembali ke hotel untuk sarapan dan langsung checkout.

Setelah checkout, kami melanjutkan petualangan menuju Museum Huta Bolon Simanindo untuk menyaksikan pertunjukan tradisional Batak dan mengunjungi tempat-tempat peninggalan sejarah. Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke destinasi berikut nya yaitu Balige. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam, kami sampai di Balige pukul 17:45 WIB.

Karena hari sudah mulai gelap, lalu kami mencari makan malam dan beristirahat di hotel Hotel Mutiara, Balige.

Hari Ke – 3

Di hari ke 3, kami tak banyak melakukan aktifitas jalan-jalan karena harus kembali lagi ke Jakarta. Namun, kami sempat mencari sarapan di sekitar pasar Balige sebelum menuju bandara.

9. Cerita Liburan Ke Makassar

Cerita Tentang Liburan Ke Makassar
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Makassar

That morning, Adi & Yoyox, I went to Makassar from Adisutjipto airport to Sultan Hasanuddin airport. After 2 hours of flight, we finally arrived at Sultan Hasanuddin Airport, Makassar. Then, we continued the journey by bus to the Jampea inn.

Day – 1

The first day in Makassar we did not do much activity, we only visited the Societeit de Harmonie art gallery and the Fort Rotterdam which was located not so far from where we were staying.

Day – 2

Before heading to tourist attractions, we decided to have breakfast first in a small shop around Jampea guesthouse. After finishing breakfast, we continued the adventure to Rammang-rammang. There we were served with an extraordinary natural landscape.

Day – 3

On the third day of vacation, we decided to go to Samalona Island and Kodingareng Keke for snorkeling. We rented a boat and its crew for Rp. 600,000.

In the afternoon, we decided to go back to the Jampea inn to take a bath and take a short break. Then, at 7 p.m, we visited Trans Studio, which is close to the inn.

Day – 4

The last day in Makassar, we bought some stuff as souvenirs from Makassar.

Terjemhannya:

Pagi itu, saya, Adi & Yoyox pergi ke makassar dari bandara Adisutjipto menuju bandara Sultan Hasanuddin. Setelah 2 jam penerbangan, akhirnya kami tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Kemudian, kami melanjutkan perjalan dengan bus menuju penginapan wisma Jampea.

Hari Ke – 1

Hari pertama di Makassar kami tidak banyak melakukan aktifitas, kami hanya mengunjungi gedung kesenian Societeit de Harmonie dan benteng Fort Rotterdam yang berlokasi tak jauh dari tempat kami menginap.

Hari Ke – 2

Sebelum menuju tempat wisata, kami memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di warung kecil sekitar penginapan. Setelah selesai sarapan, kami melanjutkan petualangan menuju Rammang-rammang. Disana kami disajikan dengan pemandangan alam yang sangat luar biasa.

Hari Ke – 3

Di hari liburan ketiga, kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Samalona dan Kodingareng Keke untuk melakukan snorkeling. Kami menyewa sebuah perahu beserta awak nya seharga Rp. 600.000.

Sore hari, kami memutuskan untuk pulang ke penginapan untuk mandi dan istirahat sejenak. Kemudian, pukul 19:00 WIB kami mengunjungi Trans Studio yang berada dekat dengan penginapan.

Hari Ke – 4

Hari terakhir di Makassar, kami berburu oleh-oleh khas Makassar sebagai cindera mata.

10. Cerita Liburan Ke Bandung

Cerita Tentang Liburan Ke Bandung
Cerita Bahasa Inggris Tentang Liburan Ke Bandung

Liburan ke Bandung sebenarnya sudah lama saya impikan, terakhir saya ke Bandung ketika masih SD. Tahun ini baru bisa mewujudkan impian saya untuk kembali ke kota Bandung ini.

Saturday morning, I left for Bandung by train from Gambir station and arrived at Bandung station at around 12 p.m. From Bandung station, then I went to the Sentra Inn which was located in Burangrang. There, I had been waited by my friend Reni who has been in Bandung first.

Day – 1

After taking a break at the hotel, Reni invited me to go to Chingu Cafe to have lunch. When it was enough eating Korean foods, then we went to Bandung city square. We relax for a while there while taking some pictures for Instagram.

After an hour in City Square, we decided to go to Bandung City Hall on foot. It was a long walk, but it was worth for the labyrinth garden view.

The last destination on the first day of vacation was China Town Bandung. Our purpose went here was not for culinary tourism, but for taking pictures and tasting Gelato ice cream.

Day – 2

We woke up very early, then eat nasi uduk on the side of the road near the Sentra Inn. After finishing breakfast, around 7 a.m we went to Lembang Farm House by Go-car.

After arriving at Lembang Farm House, we immediately went around and took some photos to capture the moment of the holiday in Bandung. After enjoying the beauty of the building at Lembang Farm House, then we bought some items for souvenirs and then we returned to the hotel to get ready to go to Jakarta.

Terjemahannya: 

Hari Sabtu pagi, saya berangkat ke Bandung dengan naik kereta dari stasiun Gambir dan sampai di stasiun Bandung kira-kira jam 12 siang. Dari stasiun Bandung, kemudian saya melanjutkan perjalanan ke penginapan Sentra Inn yang berlokasi di Burangrang. Disana saya sudah di tunggu oleh teman saya Reni yang lebih duluan berlibur di Bandung.

Hari Ke – 1

Setelah beristirahat sebentar di hotel, saya diajak oleh Reni untuk pergi makan ke Chingu Cafe. Setelah puas menyantap masakan khas Korea, kami pun melanjutkan perjalanan ke alun-alun kota Bandung. Kami bersantai sejenak disana sambil mengambil beberapa gambar untuk di pajang di instagram.

Setelah hampir 1 jam bersantai disana, kami memutuskan untuk pergi ke Balai kota Bandung dengan berjalan kaki. Perjalanan yang cukup jauh, tapi rasa lelah saya terobati dengan pemandangan taman labirin.

Destinasi terakhir di hari pertama liburan yaitu China Town Bandung. Tujuan kami kesini bukan untuk wisata kuliner, melainkan untuk berfoto-foto dan mencicipi es krim Gelato.

Hari Ke – 2

Kami bangun pagi-pagi sekali, kemudian sarapan nasi uduk di pinggir jalan dekat penginapan Sentra Inn. Setelah selesai sarapan, kira-kira jam 7 pagi kami pergi ke Farm House Lembang dengan menggunakan Go-car.

Setelah sampai di Farm House Lembang, kami pun segera berkeliling dan berfoto untuk mengabadikan moment liburan selama di bandung. Setelah puas menikmati keindahan bangunan di Farm House Lembang, kemudian kami membeli beberapa souvenir untuk oleh-oleh dan kembali ke hotel untuk bersiap-siap pulang ke Jakarta.

Itulah beberapa contoh cerita bahasa Inggris tentang liburan yang bisa pembaca jadikan referensi bagaimana membuat sebuah cerita dalam bahasa Inggris.

Contoh Recount Text Tentang Liburan di Rumah di Masa Pandemi

Recount Text adalah karangan, cerita atau tulisan tentang pengalaman pribadi, biasanya di ceritakan sebagai orang pertama.

Yuk, kita simak beberapa contoh recount text tentang liburan dirumah berikut ini.

Contoh Recount Text #1

This past weekend, I stayed home and relaxed. On Friday night, I watched some TV and then went to bed. On Saturday, I woke up and ate breakfast, then caught up on some reading. In the afternoon, I played some video games with my friends online. We played for a few hours, and then I ate dinner. After dinner, I watched a movie and then went to bed. On Sunday, I woke up and ate breakfast, then caught up on some more reading. In the afternoon, I played some more video games with my friends online. We played for a few more hours, and then I went to bed. Day by day it was still the same, it was such boring activities in this pandemic.

Artinya:

Akhir pekan terakhir ini, saya tinggal di rumah dan bersantai. Pada Jumat malam, saya menonton TV dan kemudian pergi tidur. Pada hari Sabtu, saya bangun dan sarapan, lalu membaca. Di sore hari, saya bermain beberapa video game dengan teman-teman saya secara online. Kami bermain selama beberapa jam, dan kemudian saya makan malam. Setelah makan malam, saya menonton film dan kemudian pergi tidur. Pada hari Minggu, saya bangun dan sarapan, lalu membaca lagi. Sore harinya, saya bermain beberapa video game lagi dengan teman-teman saya secara online. Kami bermain selama beberapa jam lagi, dan kemudian saya pergi tidur. Hari demi hari masih sama, begitu membosankannya kegiatan di masa pandemi ini.

Contoh Recount Text #2

I stayed home this weekend and it was really nice. On Saturday, I woke up and watched some TV. Then, I ate breakfast and went for a walk. After that, I came home and read a book for a while. In the evening, I watched a movie and then went to bed. On Sunday, I woke up and ate breakfast. Then, I cleaned the house for a little while. In the afternoon, I visited my friend and we hung out together. It was a really fun weekend! I hope you all have a great weekend! 🙂

Artinya:

Saya diam di rumah saja akhir pekan ini dan itu sangat menyenangkan. Pada hari Sabtu, saya bangun dan menonton TV. Kemudian, saya sarapan dan pergi jalan-jalan. Setelah itu, saya pulang dan membaca buku sebentar. Di malam hari, saya menonton film dan kemudian pergi tidur. Pada hari Minggu, saya bangun dan sarapan. Kemudian, saya membersihkan rumah sebentar. Sore harinya, saya mengunjungi teman saya dan kami hang out bersama dirumahnya. Itu adalah akhir pekan yang sangat menyenangkan! Saya harap kalian semua memiliki akhir pekan yang menyenangkan! 🙂

Leave a Comment